KITAB MAKRIFAT ini menyajikan suatu pemahaman atas jiwa dan raga dalam kaitannya dengan asal muasal keberadaan manusia. Secara terperinci buku ini membahas unsur-unsur, tingkatan, sifat-sifat, serta keterkaitan antarbermacam hal yang membentuk keberadaan dan kedirian manusia. Dari pengetahuan akan hakikat diri inilah manusia dimungkinkan untuk lebih 'mengenai' Penciptanya atau menjadi lebih ari…
Unsur Sufisme jawa begitu banyak, jalin menjalin menyatu secara sinkretik, dengan kepekatan tinggi, ini menyebabkan upaya melacak hakikat Sufisme Jawa menjadi rumit, mengharuskan kita untuk menggali akar-akar Sufisme Islam (Tasawuf) dan akar-akar dari mistik Hindu Budha. Dr. Simuh dalam buku ini berupaya melacak Sufisme Jawa, dengan pendekatan historis dan tekstual-kultural.
Wayang merupakan bahasa simbol bagi kehidupan orang Jawa, yang lebih bersifat rohaniah. Orang yang melihat tokoh wayang akan melihat bayangannya sendiri. Buku ini akan menguraikan samudera makna di balik dunia wayang, yang dikaitkan dengan dunia tasawuf Jawa, sebagai sarana bagi manusia untuk mencapai kesejatian hidup dalam konsep Manunggaling Kawula Gusti. Tasawuf bagi orang Jawa memberi kesad…
Mengapa harus puisi, Mathar? - Apakah kau bertanya padaku? Mengapa bulan harus muncul? Mengapa hujan harus turun? Mengapa parfum harus wangi? Apakah kau bertanya padaku? Mengapa takdir itu turun? Aku adalah tumbuhan alami Burung yang bebas Semilir angin yang sejuk Tempat berpulang Dan air matanya bergulir
Seyyed Hoseein Nasr, seorang filsuf islam yang lahir pada 17 April 1933 M, di Theran, Iran, dari keluarga Ahl al-Bayt yang terpelajar, merasa sangat khawatir dengan kondisi moderen atau zaman sekarang ini, dimana ilmu pengetahuan yang harusnya dijadikan sebagai media pendekatan diri kepada Allah SWT, dan membuktikan kebesaran Nya, justru berbalik menjadi menjauhinya. Padahal dalam tradisi islam…
Novel ini berisi perpaduan kemampuan pola berpikir rasional, sentuhan lembut emosional, dan kepongahan modernitas yang bermuara pada pencarian jati diri. Kelancaran bertutur yang tidak menggurui sangat mencerahkan jiwa, menguatkan logika, dan menenangkan sekaligus menyenangkan. Simak selengkapnya dalam novel Sajadah Nabi di Langit Melbourne ini.